Bacaan Doa Niat Wudhu Sebelum dan Sesudah - Mas Awan

Advertisement 970x90

Bacaan Doa Niat Wudhu Sebelum dan Sesudah

Gunawan
Januari 03, 2020

Wudhu merupakan aktivitas yang dilakukan oleh orang untuk mensucikan diri dari hadast kecil dengan menggunakan air yang dilakukan dalam agama islam sebelum melakukan sholat. Sebelum berwudhu pastinya kita akan membaca doa niat wudhu terlebih dahulu.

Bacaan Doa Niat Wudhu Sebelum dan Sesudah

Wudhu biasanya dilakukan pada hendak melaksanakan shalat karena merupakan salah satu rukun shalat. Selain menggunakan air wudhu juga bisa digantikan dengan debu yang disebut dengan Cara Wudhu Tayamum. Sebelum berwudhu sangat dianjurkan untuk membaca niat wudhu.

Niat Wudhu


نَوَيْتُ الْوُضُوْءَلِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَصْغَرِفَرْضًالِلّٰهِ تَعَالٰى
Nawaitul wudhuu-a liraf’ll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta’aalaa

Artinya :
Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah.

Baca Juga : Doa Setelah Wudhu, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Rukun Wudhu (Tata cara berwudhu)

Rukun wudhu merupakan hal yang harus dilakukan saat wudhu, jika tidak dilakukan maka menyebabkan hukum wudhu tersebut tidak sah. Berikut beberapa cara berwudhu dengan benar yang harus diterapkan tanpa ada kesalahan atau kekeliruan.

1. Mencuci Kedua Telapak Tangan Sebanyak Tiga Kali
Dengan gerakan menyeka pada sela-sela jari telapak tangan yang dimulai dari tangan kanan kemudian tangan kiri.

2. Berkumur
Berkumur sebanyak 3 kali, dengan gerakan utuh membersihkan mulut (bahkan dari sisa-sisa makanan yang masih ada pada mulut).

3. Membasuh Hidung.
Membasuh lubang hidung secara menyeluruh, sebanyak 3 kali gerakan.

4. Membasuh Muka
Membasuh seluruh permukaan wajah dengan rata, sebanyak 3 kali gerakan memutar sekeliling wajah.

5. Membasuh Kedua Tangan
Membasuh kedua tangan hingga mencapai siku, sebanyak 3 kali gerakan memutar dan menyeluruh ke permukaan tangan.

6. Membasuh Kepala Mulai Dari Ubun-ubun.
Membasuh kening hingga ujung kening (ubun-ubun) sampai sebagian kepala, sebanyak 3 kali gerakan menyeluruh.

7. Membasuh Kedua Telinga
Membasuh kedua telinga baik itu bagian dalam maupun luar telinga (daun telinga) hingga menyeluruh ke bagian telinga, sebanyak 3 kali gerakan.

8. Mencuci Kedua Kaki
Membasuh kedua kaki dan diusahakan menyeluruh tidak pada bagian depan saja, basuh hingga ke seluruh kaki hingga ke mata kaki.

9. Tertib
Usahakan berwudhu dengan cara berurutan (tidak meloncat urutan dalam wudhu yang benar).

Adapun jenis-jenis air yang diperbolehkan untuk berwudhu diantaranya adalah air hujan, air sumur, air terjun, air laut, air sungai, air dari bekuan es atau salju serta air yang berada di dalam tangki atau bak dengan jumlah yang besar untuk memastikan bahwa najis yang terdapat pada air tersebut hilang.

Adapun jenis air yang tidak diperbolehkan untuk berwudhu antara lain air kotor atau air yang mengandung najis seperti air yang terkena air liur anjing dan jenis najis lainnya. air dari sari buah seperti air kelapa atau buah lainnya serta air dari dalam pohon juga tidak diperkenankan untuk digunakan dalam berwudhu.

Selain itu air yang telah mengalami perubahan warna menjadi keruh karena ada sesuatu yang direndam dalam kubangan air tersebut juga tidak boleh digunakan untuk wudhu. Air yang berjumlah sedikit atau kurang dari 100 liter terutama yang sudah terkena najis seperti air seni, darah atau minuman atau bahkan ada seekor binatang yang sudah mati di dalam air tersebut. Air bekas wudhu juga tidak boleh digunakan untuk wudhu lagi dan air yang merupakan sisa dari orang mabuk.

Referensi :
https://dalamislam.com/dasar-islam/cara-berwudhu-yang-benar