Makanan Khas Bali yang Terkenal, Halal dan Paling Enak - Mas Awan

Advertisement 970x90

Makanan Khas Bali yang Terkenal, Halal dan Paling Enak

Gunawan
November 05, 2019

Bali tidak hanya terkenal dengan objek wisatanya saja, namun juga memiliki Makanan Khas Bali yang cukup terkenal dikalangan traveler. Bahkan, banyak restoran di kota lain yang menyediakan Makanan Khas Bali. Bagi yang sudah pernah merasakannya, pasti akan mengetahui keistimewaannya.

Bali memang menjadi destinasi wisata yang kerap dikunjungi turis-turis, baik dari dalam maupun luar negeri. Wajar, karena kawasan tersebut menawarkan berbagai tempat liburan yang menyenangkan.

Singgah ke Bali tanpa mencoba kulinernya sama saja menolak kesempatan emas. Pasalnya, makanan dari Bali sangat khas. Berbeda sekali dengan sajian dari Pulau Jawa, Kalimantan atau bahkan hidangan western.

Sebab, bumbu rempah yang digunakan sangat khas. Membuat makanan bercita rasa lezat dan susah terlupakan.

Berikut Makanan Khas Bali yang Terkenal, Halal dan Paling Enak.

1. Sate Lilit Bali


Makanan Khas Bali

Sesuai dengan namanya, olahan sate ini dibuat dengan cara melilitkan bahan utama pada batang daun serai atau tangkai bambu. Sehingga, menimbulkan aroma yang sedap.

Beberapa jenis daging yang kerap digunakan adalah ayam, sapi dan ikan tenggiri. Tapi, sampai saat ini pilihan terakhir masih menjadi favorit, meskipun harganya mahal. Daging tersebut dicincang dan dicampur dengan rempah khas Bali sebelum dililitkan.

Tidak sulit untuk menemukan sate lilit karena hampir semua rumah makan menghidangkan menu ini.

2. Lawar Kuwir Bali


Makanan Khas Bali

Lawar Kuwir merupakan perpaduan antara daging cincang ayam, bebek, atau Entok dengan aneka sayuran yang dibumbui rempah-rempah pilihan. Daging yang telah dicacah akan dicampur dengan sayuran, seperti kacang panjang dan parutan kelapa beserta bumbu. Lebih nikmat apabila disantap bersama nasi putih dan sate lilit.

Perlu diketahui, lawar sendiri ada bermacam-macam. Jika dilihat dari warnanya, ada lawar merah dan lawar putih. Khusus yang pertama biasanya dihasilkan dari campuran darah daging. Untuk yang beragama Islam disarankan untuk menanyakan terlebih dahulu apakah lawar kuwir yang hendak dibeli itu halal atau tidak.

3. Nasi Ayam Kedewatan Bali


Makanan Khas Bali

Mempresentasikan nasi putih yang dikelilingi suwiran ayam sisit, lawar ayam, sate lilit, sayur urap dan berbagai macam lauk lainnya. Tapi, setiap rumah makan selalu menghidangkan pendamping yang berbeda, misalnya ayam betutu, kulit ayam goreng, telur sambal tomat, ikan pindang, daun umbi pedas dan kacang goreng.

Bagi pecinta pedas, bisa menambahkan sambal matah atau sambal embe khas Bali.

4. Tipat Cantok


Makanan Khas Bali

Dalam Bahasa Bali, tipat berarti ketupat dan cantok artinya diuleg atau dihaluskan.

Tentu saja bahan utama hidangan tersebut adalah ketupat yang diberi sayuran kacang panjang, kangkung, tauge dan mentimun.

Proses penyajiannya mirip dengan rujak petis. Jadi, bumbu-bumbu seperti kacang tanah goreng, bawang putih, cabai, garam dan taoco dihaluskan dengan cobek. Setelah itu, ketupat dan tahu dipotong-potong di piring. Kemudian ditambahkan sayuran matang dan disiram bumbu kacang.

Tipat cantok cukup terkenal di Bali, sehingga tidak sulit untuk menemukan penjualnya. Anda bisa mencoba kuliner tersebut ala warung sederhana atau hotel berbintang.

5. Rujak Kuah Pindang Bali


Makanan Khas Bali

Jika biasanya Anda menyantap rujak yang dibumbui cuka, di Bali berbeda karena ada olahan rujak dengan kuah ikan tuna.

Makanan bernama rujak kuah pindang ini terbuat dari irisan mangga muda dan kuah yang super pedas.

Tapi, apabila ingin lebih komplit Anda bisa menambah isian dengan berbagai macam buah, seperti bengkuang, kedondong atau rumput laut. Biasanya, jenis rumput laut yang digunakan adalah bulung boni.

Untuk icip-icip menu tersebut, silakan berkunjung ke Warung Rujak Glogor atau Warung Rujak Kuah Pindang Bu Hawa di Denpasar.

6. Tum Ayam


Makanan Khas Bali

Sajian ini mirip dengan pepes yang berasal dari Pulau Jawa.

Bahan utamanya adalah daging ayam yang dicincang halus. Bumbu-bumbu seperti bawang, kencur, jahe, lengkuas, santan dan sebagainya digunakan sebagai campuran.

Tidak berbeda dengan pepes, proses pembuatan tum ayam pun sangat persis. Jadi, setelah ayam dicincang halus dan diberi bumbu, dibungkus dengan daun pisang. Cara memasaknya dikukus sampai matang.

7. Sate Plecing Bali


Makanan Khas Bali

Sate plecing adalah menu makanan yang berbahan utama daging ayam atau ikan laut.

Bila sate pada umumnya terkenal dengan bumbu kacang, sate ini disajikan dengan bumbu plecing yang merupakan makanan khas Lombok dan Bali.

Terbuat dari cabai rawit, tomat, terasi, garam dan terkadang diberi perasan jeruk limau.

Demikian artikel tentang Makanan Khas Bali yang Terkenal, Halal dan Paling Enak, semoga bermanfaat. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya.