Doa Setelah Adzan : Bacaan Arab, Latin dan Artinya - MAS AWAN

Advertisement 970x90

Doa Setelah Adzan : Bacaan Arab, Latin dan Artinya

Gunawan
Februari 19, 2020

Suara adzan senantiasa terdengar dimana-mana, diseluruh penjuru bumi ini. Setiap saat dan setiap waktu lantunan adzan akan selalu diserukan tidak pernah terputus, silih berganti dan saling bersahutan.

Doa Setelah Adzan : Bacaan Arab, Latin dan Artinya

Adzan adalah seruan dan panggilan Allah SWT agar kita sebagai umat muslim segera mendekat kepada-Nya. Hal ini agar kita memperoleh kebahagiaan dan kesuksesan yang dijanjikan-Nya.

Bacaan Adzan Arab

(٢x) اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ
(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ
(٢x) اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
(١x) اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ
(١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ

Bacaan Adzan Latin

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x)
Asyhadu allaa illaaha illallaah. (2x)
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (2x)
Hayya‘alashshalaah. (2x)
Hayya‘alalfalaah. (2x)
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)
Laa ilaaha illallaah. (1x)

Arti Bacaan Adzan

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar (2x)
Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. (2x)
Aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu adalah rasul utusan Allah. (2x)
Marilah Sholat. (2x)
Marilah menuju kepada kejayaan. (2x)
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar (1x)
Tiada Tuhan selain Allah. (1x)

Karena tingginya makna dan mulianya seruan ini, setiap makhluk mendengarnya. Baik yang hidup atau yang mati, yang nyata atau yang ghaib, yang di langit atau yang di bumi semuanya tunduk saat mendengar seruan adzan.

Semua menyaksikan kebenarannya dengan cara dan perilaku masing-masing. Hanya setan durhaka yang takut dan lari tunggang langgang ketika mendengar kumandang adzan. Karena adzan bisa sebagai bacaan pengusir setan.

Bacaan Adzan juga dikumandangkan untuk bayi yang baru lahir agar tidak diganggu oleh setan.

Sesungguhnya, penduduk langit tidak mendengar sesuatupun dari penduduk bumi, kecuali adzan. (HR. Abu Syekh).

Menjawab Adzan

Bagaimana dengan diri kita yang dengan khusus dipanggil dengan seruan adzan?

Tentu jawabanya kita harus menjawab dan menyegerakan untuk memenuhi panggilannya. Maka aktivitas apapun yang tengah kita kerjakan (selain yang wajib) hendaknya segera dihentikan kalau mendengar adzan.

Bahkan ketika kita sedang membaca Al Quran, mengerjakan wirid, berdzikir, semuanya segera dihentikan, dan menjawab adzan. Dalam keadaan apapun kita tetap dianjurkan untuk menjawab Adzan.

Untuk bacaan menjawab adzan sama dengan bacaan adzan itu sendiri.

Misalnya:

Ketika muazin mengucap اَللهُ اَكْبَر maka dijawab dengan bacaan yang sama, اَللهُ اَكْبَر.

Hal ini berlaku untuk semua bacaan adzan.

Namun ada dua bacaan yang dijawab dengan bacaan yang berbeda, yaitu:

Ketika muazin membaca “Hayya‘alashshalaah” (حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ) dan “Hayya‘alalfalaah” (حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ) dijawab dengan “La khaula wa Laa khuwata illaa billaah” (لاحول ولاقوّة الاّ بالله).

Khusus hanya untuk adzan shubuh, ada tambahan ketika muazin membaca “As shalaatu khairum minan naumi” (الصّلاة خير من النّوم), maka dijawab dengan “Shadaqta wabararta wa anaa “alaa dzaalika minasy syaahidiina” (صدقت وبررت وانا على ذلك من الشّاهدين).

Doa Setelah Adzan

Selain perintah menjawab adzan, kita juga dianjurkan untuk membaca doa setelah adzan.

Bacaan Doa Setelah Adzan Arab

للهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّآمَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

Bacaan Doa Setelah Adzan Latin

“Allaahumma robba haadzihid da’watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, ‘aaliyatar rofii’ah, wab’atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa’adtah, innaka laa tukhliful mii’aadz.”

Arti Bacaan Doa Setelah Adzan

“Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah al-wasilah (derajat di surga), dan al-fadhilah (keutamaan) kepada nabi Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang Engkau janjikan.” (HR. Bukhari, Abu dawud, Tarmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah).

Tentang keistimewaan doa tersebut, terdapat sebuah hadist yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah Ra, bahwasannya Rasulullah telah bersabda:

Barang siapa ketika mendengar adzan lalu mengucapkan (doa setelah adzan), maka masuklah syafaatku baginya di hari kiamat. (HR. Bukhari).

Syafaat nabi Muhammad berarti pertolongan beliau untuk umatnya kelak di hari kiamat. Syafaat Rasulullah di hari kiamat ada banyak macamnya.

Diantaranya adalah syafaat beliau untuk menanggung dosa-dosa dari umatnya agar mendapat pengampunan dari Allah. Safaat beliau untuk memasukkan surga dengan tanpa hisab. Dan syafaat beliau untuk meninggikan derajat setiap orang, sesuai dengan yang pantas baginya.

Waktu setelah adzan adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa, untuk itu ketika mendengar adzan maka diamlah, dan jawablah adzan juga panjatkan doa setelah adzan.

Dalam pernyataan Rasulullah tentang syafaat, terdapat isyarat kabar gembira bagi yang membaca doa setelah adzan. Yaitu ia akan dikaruniai husnul khatimah di akhir hidupnya.

Mengapa yang membaca doa setelah adzan akan mendapatkan husnul khatimah?

Sebab jika seorang hamba telah berhak atas syafaat nabi Muhammad, maka sudah pasti ia adalah seorang yang dikaruniai keimanan saat meninggal di akhirat kelak.

Untuk meraih keistimewaan syafaat ini, tentu tidak cukup hanya dengan membacanya di lisan saja tanpa mengetahui dan menghayati maknanya.

Doa Setelah Iqomah

Bagi orang yang mendengar Iqomah, disunnahkan untuk menjawab seruannya yaitu dengan menirukan bacaan Iqomahnya tersebut.

Setelah Iqomah selesai disunnahkan membaca doa setelah Iqomah.

Bacaan Doa Setelah Iqomah Arab

اَقَامَهَااللهُ وَاَدَامَهَا مَادَامَتِ السَّمَوَاتُ وَاْلاَرْضُ

Bacaan Doa Setelah Iqomah Latin

“Aqoomahalloohu wa-ad aamahaa maadaa matis samaawaatu wal-ardl.”

Arti Bacaan Doa Setelah Iqomah

“Semoga Allah mendirikannya (shalat) dan mengekalkannya selama langit dan bumi masih ada.”

Makna dari bacaan ini adalah kita meminta kepada-Nya semoga Allah menegakkan shalat dan mengekalkan ibadah shalat hingga akhir kiamat.

Penegakkan dan pengekalan shalat berarti menuntut kita selaku penegak shalat agar senantiasa menjaga dan melaksanakan shalat itu.

Disamping bacaan diatas, para ulama menambahkan bacaan doa setelah Iqomah sebagai berikut.

وجعلنى من صالحي اهلها

“Wa ja’alani min salihi ahliha”

Artinya:

“Dan semoga dia menjadikan aku termasuk yang terbaik dari ahli shalat.”

Referensi :
https://wisatanabawi.com/doa-setelah-adzan/


Demikian artikel tentang Doa Setelah Adzan : Bacaan Arab, Latin dan Artinya, semoga bermanfaat. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya.